PROFIL DAN VISI-MISI

 

 

 

PROFIL

SIT FDS  AL BINA PANGKALPINANG  RMIBS


1.     Konsep SIT FDS  Al – Bina Pangkalpinang  RMIBS :
1)    Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Bina Pangkalpinang         ;
Sekolah yang meng integrasi kan Konsep Pendidikan Islam berlandaskan Al Qur’an & As Sunnah, Konsep Pendidikan Nasional & Konsep Pendidikan Yayasan Islam Bina Ul Ummah Bangka Belitung yang tertuang dalam Visi – Misi - Tujuan (Blended Concept).

2)    Konsep Full Day School (FDS)                                                 ;
SIT FDS  Al – Bina Pangkalpinang  RMIBS memaknai Full Day School (FDS), sebagaimana Rasulullah Saw memaknai bahwa belajar/menuntut ilmu itu madal hayah/seumur hidup.
اطْلُبُوْا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْد 
“Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur”

Bentuk implementasinya dalam interaksi proses pembelajaran ;
a.  Belajar Formal, yaitu bertemunya secara langsung antara ustad/dzah dengan anak sholeh/ha setiap harinya berlangsung antara jam 07.00 Wib sampai jam 16.00 Wib dan atau setelah anak sholeh/ha melaksanakan sholat ashar berjama’ah dan di laksanakan mulai hari senin sampai jum’at.

b.  Belajar Informal, yaitu ;
  • Interaksi secara tidak langsung antara ustad/dah dengan anak sholeh/ha setiap waktu lewat hati, lewat do’a2 yang senantiasa ustad/dzah lantunkan untuk anak sholeh/ha untuk kebaikannya. (interaksi lewat hati dalam do’a2 ustad/dzah inilah yang membawa pengaruh yang luar biasa bagi perkembangan anak sholeh/ha berdasarkan pengalaman kami mengelola pendidikan yang sudah berjalan sekian puluh tahun, menghadirkan anak sholeh/ha dalam setiap do’a2 ustad/dzah kami) 
  • Interaksi secara tidak langsung antara ustad/dah dengan anak sholeh/ha setiap waktu lewat sarana teknologi IT, lewat Email, Fb, Whatsaap dll.

3)    Konsep Religious Multiple Intellegences Based School (RMIBS) ;
a.    Religious ;
SIT FDS  Al – Bina Pangkalpinang  RMIBS mengutamakan & mengokohkan nilai nilai Religius (Nilai Agama – Nilai Kearifan Bangsa & Lokal/Babel yang tidak bertentangan dg Qur’an - Sunah) sehingga menjadi budaya anak sholeh/ha dan atau Masyarakat Sekolah secara khusus dan masyarakat secara umum.

b.    Multiple Intellegences ;
SIT FDS  Al – Bina Pangkalpinang  RMIBS secara bertahap mengembangkan Sistim Pendidikan berbasis Multiple intelligences/kecerdasan majemuk, sesuai kesiapan sekolah, masyarakat dan tuntutan dunia pendidikan. Sekilas tentang Multiple intelligences ;

                 Multiple intelligences adalah ;
Kecerdasan Ganda/Majemuk yang dapat dimaknai sebagai kemampuan seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah. Kecerdasan itu meliputi daya pikir dan perkembangan kognitif.

Tokoh dalam kecerdasan ganda ini dipelopori oleh Prof. Dr. Howard Gardner seorang psikologi dan ahli pendidikan dari Universitas Harvard AS. Hal ini dikenalkan melalui karya Gardner yang berjudul Frame of mind. Pada awalnya multiple intelligence yang dicetuskan hanya 8 jenis kecerdasan, tetapi seiring berkembangnya waktu dan pengetahuan multiple intelligence ini menjadi 9 kecerdasan, dan ada kemungkinan akan terus berkembang, yaitu:

a. Inteligensi linguistik (linguistic intelligence)        ;
Artinya kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif baik secara lisan maupun tertulis. Lingustik tertulis dapat dicontohkan dalam kemahiran mengarang puisi, cerpan dan lain-lain. Sedangkan lingustik lisan berupa kemahiran bercerita dan mendongeng.

b. Inteligensi matematis-logis (logical -mathematical intelligence) ;
Artinya kemampuan yang berkaitan dengan penggunaan bilangan dan logika. Anak yang memiliki kecerdasan matematis logis biasanya mampu mengenal dan mengamati konsep jumlah, waktu dan prinsip sebab-akibat, mampu mengamati objek dan mengerti fungsi dari objek tersebut dan pandai dalam memecahkan masalah yang menuntut pemikran logis.

c. Inteligensi ruang (spatial intelligence) ;
Yaitu kemampuan unutk menangkap dunia ruang visual secara tepat dan juga mengenal bantuk dan benda secara tepat. Anak yang mempunyai kecerdasan spatial ini biasanya senang mencoret-coret, menggambar, melukis, dan lain-lain.

d. Inteligensi kinestetik-badani (bodily- kinesthetic intelligence) ;
Yaitu kemampuan untuk menggunakan tubuh dan gerak tubuh untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan. Anak yang mempunyai kecerdasan kinestetik ini biasanya memiliki control pada gerakan keseimbangan, ketangkasan, dan keanggunan dalam bergerak, dan menyukai pengalaman belajar nyata yang menggunakan fisik, senang menari, olahraga dan mengerti hidup sehat, suka menyentuh, memegang dan bermain dengan apa yang sedang dipelajari dan suka belajar yang suka terlibat secara langsung.

e. Inteligensi musikal (musical intelligence) ;
Yaitu kemampuan untuk mengembangkan, mengekspresikan dan menikmati bentuk-bentuk musik dan suara, peka terhadapa ritme, melodi, dan intonasi serta kemampuan memainkan alat musik. Anak yang memiliki kecerdasan musical biasanya menyukai banyak alat music dan selalu tertarik untuk memainkan alat music, senang bernyanyi dan lain-lain.

f. Inteligensi interpersonal (interpersonal intelligence) ;
Yaitu kemampuan untuk mengerti dan menjadi peka terhada perasaan, intense, motivasi, watak, temperamen orang lain. Anak yang memiliki kecerdasana interpersonal umumnya biasanya mengenal emosi diri sendiri dan orang lain, serta mampu menyalurkan pikiran dan perasaan dan mampu bekerja mandiri dan mengembangkan konsep diri secara baik.
 
g. Inteligensi intrapersonal (intrapersonal intelligence) ;
Yaitukemampuanyangberkaitandenganpengetahuanakandirisendiridan kemampuanuntukbertindaksecaraadaptifberdasarpengalamandirisertamampu berefleksi dan keseimbangan diri, kesadaran tinggi akan gagasan-gagasan. Anak yang memiliki kecerdasan intrapersonal biasanya memiliki hubungan baik dengan orang lain, pandai menjalikn hubungan sosial, memiliki kemampuan untuk memahami orang lain dan berkomunikasi dengan baik dan juga mampu menyesuaikan diri dengan kelompok yang berbeda.

h. Inteligensi lingkungan /naturalis (naturalist intelligence) ;
Yaitukemampuanuntukmengertifloradanfaunadenganbaik,menikmatialam, mengenal tanamandanbinatangdenganbaik. Anak yang memiliki kecerdasan naturalis biasanya suka mengamati, mengenali, berinteraksi, dan peduli dengan objek alam, tanaman atau hewan dan juga gemar melakukan aktifitas outdoor seperti jalan-jalan.

i. Inteligensi eksistensial (existentialintelligence - religious) ;
Yaitu kemampuanyang berkaitan dengankepekaan dan kemampuan seseorang untuk menjawab persoalan-persoalan terdalam keberadaan atau eksistensi manusia. Anakyang memiliki intelegensi eksistensial biasanya memiliki kesadaran tinggi dalam menjalankan kewajiban terhadap Tuhan dan memiliki upaya untuk menjadi lebih baik.

SIT FDS  Al – Bina Pangkalpinang  RMIBS, memaknai Multiple Intellegences/Kecerdasan Majemuk yang di cetuskan oleh Prof. Dr. Howard Gardner seorang psikologi dan ahli pendidikan dari Universitas Harvard AS, salah satu cerminan Qs 3 ; 191_  رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا _ " Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia ”, bahwa Allah Swt menciptakan manusia dengan segala kelebihannya/dengan segala kecerdasannya.

Oleh karena itu sekolah, orang tua dan masyarakat yang harus mampu menemukan spesialisasi kecerdasan yang kemudian membangun link antara sekolah dan orang tua serta lingkungan untuk mengembangkan potensi anak sholeh/ha.



2.     VISI – MISI – TUJUAN SIT FDS  AL BINA PANGKALPINANG  RMIBS ;
 
VISI                ;
Membentuk Manusia Indonesia berdasarkan Iman – Taqwa  ( IMTAQ )  dan Ilmu Pengetahuan – Teknologi ( IPTEK ) 

 MISI               ;
  1. Dakwah Dunia Pendidikan  
  2. Peningkatan Kesejahteraan Tenaga Pendidik – Kependidikan melalui Peningkatan Kompetensi, pengembangan, pembinaan & pemberdayaan.
  3.  Pengembangan dan pembinaan Peserta Didik.
  4. Pembinaan dan Pemberdayaan Orang Tua / Wali Peserta Didik.
  5. Pemberdayaan, pembinaan dan pelayanan sosial lingkungan sekolah.

3)    TUJUAN      ;
Membentuk  Masyarakat Indonesia, yang memiliki ;
a. Iman dan Taqwa (Kompetensi Sikap Religious/Spiritual/KI – 1), mencerminkan sikap ;
      • Memiliki Aqidah yang bersih.
      • Beribadah yang benar.
sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional dan internasional serta mampu mengaitkan dengan dalil ; qur’an, hadits dan kisah2 ; qur’ani, shohabat dan salafus sholeh.

b.  Kepribadian Sosial (Kompetensi Sikap Sosial/KI – 2), mencerminkan sikap ;
      •  Nasionalisme,
      • Kemandirian,
      • Gotong royong,
      • Integritas
sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional serta mampu mengaitkan dengan dalil ; qur’an, hadits dan kisah2 ; qur’ani, shohabat dan salafus sholeh.

c.   Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kompetensi Kognotif/KI – 3), meliputi :
      • Pengetahuan Faktual,
      • Pengetahuan Konseptual 
      • Pengetahuan Prosedural, dan 
      • Pengetahuan Metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks berkenaan dengan ;
    o    Ilmu pengetahuan,
    o    Teknologi,
    o    Seni Budaya, dan
    o    Humaniora.

mampu mengaitkan pengetahuan di atas dalam konteks diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, serta kawasan regional dan internasional serta mengaitkan dengan dalil ; qur’an, hadits dan kisah2 ; qur’ani, shohabat dan salafus sholeh.

d.  Ketrampilan / Skill (Kompetensi Psykomotorik/KI – 4), memiliki keterampilan berpikir dan bertindak :
      • Kreatif,
      • Produktif,
      • Kritis,
      • Mandiri,
      • Kolaboratif, dan
      • Komunikatif
melalui pendekatan ilmiah    sebagai pengembangan dari yang dipelajari di satuan pendidikan dan sumber lain secara mandiri serta serta mengaitkan dengan dalil ; qur’an, hadits dan kisah2 ; qur’ani, shohabat dan salafus sholeh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SIT-FDS ALBINA PANGKALPINANG RMIBS

Memilih Sekolah Terbaik S ekolah adalah salah satu elemen penting dalam mendidik anak. Namun, saat ini banyak orang tua y...